jelajahhutan.com

Let's the journey begin!

Baca Juga


KEDIRI - Salah satu objek wisata di Jawa Timur, saat ini tengah digadrungi kalangan  wisatawan. Destinasi wisata mirip fenomena pendaratan UFO tersebut mendadak viral di  media sosial.

Objek wisata di desa Kedungmalang Kecamatan Papar Kabupaten Kediri tersebut bisa jadi  ''cocoklogi'' bagi pengamat teori konspirasi, keberadaan makhluk cerdas atau alien,  hingga freemason maupun illuminati.

Destinasi satu ini terlihat mirip fenomena pendaratan pesawat UFO (unidentified flying object atau benda terbang tak di kenal).

Objek wisata di atas lahan sekira 2,1 hektare (Ha) itu membentuk ''Crop Circle.  Istilah tersebut sering dikaitkan dengan keberadaan alien. Di mana crop circle sendiri  merupakan suatu pola teratur yang terbentuk secara misterius di area ladang tanaman,  hanya dalam waktu semalam.

Seiring perkembangan jaman, crop circle bukan menjadi sesuatu yang asing. Melainkan  sudah menjadi bagian dari karya seni. Seperti halnya di Desa Kedungmalang.

Jika di lihat atas dengan menggunakan drone, terlihat jelas tulisan Jawa Timur  dihamparan lahan pertanian di desa tersebut. Di bagian bawahnya tertulis cettar. Mirip  jargon Syahrini.

''Saya berharap kedepan semakin banyak tumbuh desa-desa wisata di Jawa Timur. yang  bukan hanya mengandalkan panorama alam. Dengan begitu perekonomian masyarakat sekitar  pun dapat terdongkrak. Ayo bangun desa-mu,'' tulis Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar  Parawansa, dalam instagram-nya.

Ditambahkan Batituud Koramil Papar, Pelda Ermat Sulaiman, crop circle di desa  Kedungmalang, bukan hasil teori konspirasi. Keberadaan makhluk cerdas atau alien,  freemason, illuminati maupun jejak pendaratan pesawat UFO, melainkan hasil karya  poktan (kelompok tani) Citarum Raharja.

Objek wisata itu juga banyak ditanami tanaman pangan. Mulai dari padi hibrida, padi  inbridda, jagung hibrida, jagung manis, jagung pulut manis, jagung pulut ungu,  kedelai, sorgum, melon, mentimun, bawang merah, semangka, strowberry, cabe, tomat.

Lalu, kacang panjang, buncis, terong, kubis ungu, kubis sendok, sawi hijau, sawi  sendok, bayam ungu, bayam hijau, bayam belang, okra, kemangi, labu botol, labu madu,  labu jepang, paria, oyong, bunga marigold, bunga celosia, bunga matahari, dan bunga  pacar air.

Areal pertanian tersebut akan dijadikan rest area. Di mana lokasi itu termasuk lokasi  strategis. Namun, dalam perkembangannya, pihak desa kemudian bekerja sama dengan BPSB  Jawa Timur, membuat lokasi tersebut menjadi tempat wisata edukasi.

No comments:

Post a Comment