jelajahhutan.com

Let's the journey begin!

Baca Juga


BENGKULU - Berbicara tentang ''Bumi Rafflesia'' takkan ada habisnya. Tak heran jika banyak wisatawan yang senang menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan di provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' ini. Mukomuko, contohnya.

Satu dari 10 kabupaten/kota di Bengkulu ini memiliki beragam tempat wisata unik, mempesona dan menajubkan. Cocok untuk disambangi. Mukomuko bukan kabupaten 'numpang lewat'. Sebab daerah yang memiliki julukan 'Kampung Sakti Rantau Batuah' itu memiliki objek wisata nan indah.

Air terjun, misalnya. Destinasi andalan di daerah yang berbatasan langsung dengan Sumatera Barat dan Jambi itu sangat mempesona dan memanjakan mata. Sebuah destinasi tersembunyi yang masih asri di daerah penghasil lokan atau 'negeri lokan' ini.

Mandi Angin, namanya. Objek wisata itu berlokasi di desa Air Berau Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko. Air terjun yang memiliki ketinggian sekira 80 meter itu masih di selimuti pepohonan asli hutan. Menjulang tinggi. Alami.

Tak heran jika dalam perjalanan menuju objek wisata ini masih terdengar nyanyian hewan bersayap yang saling bersahutan. Untuk menikmati panorama alam nan indah itu cukup mudah. Destinasi wisata itu dapat di tempuh dengan perjalanan darat menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Hingga ke pusat desa Air Berau.

Perjalanan darat dari kota Bengkulu ke desa itu pun memakan waktu tidak kurang dari 5 jam. Setiba di pusat desa pelancong musti melanjutkan perjalanan kembali menuju ke kawasan objek wisata dengan melintasi areal perkebunan tandan buah segar (TBS) di daerah tersebut.

Petualangan itu hanya dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua, dengan memakan waktu tidak kurang dari satu jam perjalanan darat. Setelah menjalani perjalanan itu traveller akan tiba di lokasi pemberhentian terakhir yang dijadikan tempat penitipan kendaraan.

Tak sampai di situ penjelajahan ke destinasi menajubkan itu kembali dilanjutkan dengan melangkahkan kaki. Dalam perjalanan itu wisatawan akan disuguhi pepohonan menjulang tinggi, nyanyian hewan bersayap yang sahut menyahut hingga aroma khas tumbuhan hutan.

Usai menikmati petualangan sekira 40 menit perjalanan. Wisatawan tiba di tepi aliran sungai. Dari kejauhan pesona air terjun pun mulai terlihat. Suara dentuman air yang jauh dari ketinggian 80 meter pun terdengar jelas ketika jauh ke dalam kolam air terjun. 

Begitu juga percikan air yang dibawa angin membawa hawa sejuk sangat dirasakan ketika menempel ke bagian kulit. Tak heran jika wisatawan ingin berlama-lama untuk menghabiskan waktu di objek wisata satu ini.

Bebatuan dengan berbagai ukuran disekitar air terjun tentu menambah keindahan tersendiri di objek wisata ini. Petualangan yang cukup menyita waktu dan tenaga tersebut terbalas dengan keindahan alam nan mempesona dan indah ini.

Air yang jernih dan dingin membuat siapa saja ingin merasakan secara langsung ke dalam kolam air terjun. Sayang dilewatkan. Terlebih jika destinasi wisata satu ini tidak diabadikan dengan mata kamera smarphone atau kamera DSLR.

Salah satu wisatawan asal kota Bengkulu, Tiara Sella mengatakan, pesona alam air terjun mandi angin memiliki udara sejuk dan suasana nyaman.

''Keindahan alam ini sangat indah. Kalau ke Bengkulu, khususnya ke Mukomuko jangan sampai tidak mengunjungi destinasi wisata satu ini. Tapi, disarakan agar wisatawan dapat membawa bekal ketika berkunjung ke wisata air terjun Mandi Angin,'' kata Tiara.

Penulis : Tiara Sella Mahasiswi Unived Bengkulu

No comments:

Post a Comment