jelajahhutan.com

Let's the journey begin!

Baca Juga


BANDAR LAMPUNG – Lampung telah dikenal sebagai salah satu tujuan wisata dalam negeri yang menyimpan potensi alam dan budaya. Provinsi berjuluk "Sang Bumi Ruwa Jurai" atau 'satu bumi dua aliran adat budaya yang menyuguhkan nuansa hawa sejuk dengan pemandangan memukau'. Tak heran bila semakin popular sebagai destinasi bahari dan ekosistem berbasis kelestarian alam dengan wilayah pesisir dipadukan kawasan hutan.

Pengembangan beragam bentuk kegiatan (atraksi) di daerah diharapkan mampu menggeliatkan daya tarik wisatawan dan pebisnis, sehingga memberikan dampak positif permintaan pasar sejalan tren perjalanan udara di era kekinian.

Event menonjolkan prestasi Lampung sebagai pintu masuk di selatan Pulau Sumatera, yang terus berkembang pesat dalam beberapa sektor dan bidang infrastruktur, termasuk perhubungan udara dengan hadirnya penerbangan dan pengembangan bandar udara.

Terkait hal tersebut, Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group berpartisipasi dalam perhelatan Lampung Fair 2019 yang mengusung tema "Kilau Lampung Semarak Sumatera", penekanan pada ekpose potensi lokal yang ada di Lampung.

Program promosi daerah berbasis kearifan lokal dipusatkan pada Jumat 19 April – Minggu 03 Mei 2019, di Pusat Kebudayan dan Olah Raga (PKOR), Way Halim, Bandar Lampung.

Lion Air Group menyambut baik berbagai inisiasi termasuk agenda Lampung Fair 2019 sebagai aktivitas yang menarik. Di mana Lion Air Group menilai, bahwa ajang tersebut menjadi salah satu forum sinergi berbagai pemangku kepentingan, pelaku sektor pariwisata, perhotelan, industri lain untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan (produk dan jasa) di Lampung.

''Lion Air Group mengucapkan selamat dan sukses atas pembukaan resmi Lampung Fair 2019. Semoga semakin berkilau menjadi destinasi popular serta gerbang di pulau bagian barat Indonesia,'' kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangannya yang diterima jelajahhutan.com, Minggu (21/4/2019). 

Danang mengatakan, Lion Air Group sudah lama beroperasi di Lampung melalui bandar udara internasional yaitu Radin Inten II di Tanjung Karang (TKG). Hal ini menunjukkan, bahwa Lion Air Group sudah berperan untuk menyediakan akses sesuai bagian dari konsep Komponen Daerah Tujuan Wisata 3A yaitu aksesibilitas (access) dari dan menuju provinsi ini.

Kehadiran dan tersedianya pilihan layanan penerbangan, kata Danang, semakin mempercepat koneksi dari dan ke Lampung. Lion Air, Wings Air dan Batik Air sudah melayani penerbangan dengan frekuensi 28 regular flight berangkat dan datang (PP) setiap hari.

Penerbangan tersebut, terang Danang, akan menawarkan keuntungan lebih bagi traveler karena Lion Air Group memberikan kemudahan perjalanan lanjutan yang saling terhubung (connecting flight) ke beberapa kota favorit.

Antara lain Bengkulu, Batam, Medan, Jambi, Padang, Pekanbaru, Aceh, Palembang, Pangkalpinang, Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Denpasar, Lombok, Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok. Kedepannya, jaringan melalui Lampung akan terus dikembangkan.

''Lion Air Group memberikan durasi waktu tempuh relatif singkat dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,'' sampai Danang.

''Hal ini menghadirkan alternatif terbaru bagi travelers dalam melakukan perjalanan yang lebih efektif, guna menghubungkan setiap daerah dalam mempercepat serta mempermudah mobilitas di intra-Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) maupun dari dan ke Lampung,'' sambung Danang.

Danang menyampaikan, perjalanan semakin menyenangkan travelers dengan mempersiapkan rencana penerbangan lebih awal. Khusus layanan Lion Air dan Wings Air, apabila akan membawa bagasi maka dapat membeli sesuai kebutuhan. Sebaliknya, jika terbang tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

''Bagi travelers yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel), website Lion Air www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group,'' jelas Danang.

Pelanggan, sampai Danang, dapat membeli dengan harga lebih hemat pada saat dan setelah pembelian tiket (issued ticket), dengan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

Sementara, kata Danang, untuk ketentuan barang bawaan ke kabin (hand carry), aturan yang berlaku yaitu setiap pelanggan (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item).

Seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) sesuai ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Lion Air Group, tegas Danang, menghimbau kepada seluruh pelanggan setia dan masyarakat untuk check-in lebih awal 120 menit sebelum jadwal keberangkatan penerbangan di terminal keberangkatan bandar udara.

''Hal tersebut guna meminimalisir dampak dari antrean panjang ketika check-in. Counter check-in Lion Air Group di akan tutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan untuk penerbangan domestik,'' pungkas Danang.



No comments:

Post a Comment