jelajahhutan.com

Let's the journey begin!

Baca Juga

Foto Istimewa
PETALING JAYA – Adelaide merupakan ibukota yang berlokasi strategis di Australia Selatan. Kota ini menyuguhkan pengalaman memukau dengan dipadukan budaya, cita rasa, acara (atraksi) dan hiburan.

Wisatawan akan memanjakan diri dengan beragam aktivitas. Berjemur di salah satu pantai metropolitan instagrammable, menyempatkan jalan-jalan di taman atau kebun botani luas, misalnya. Menariknya lagi, Adelaide adalah pintu gerbang ke pedalaman Australia. Terutama bagi yang ingin menjelajahi dan bertemu satwa liar yang spektakuler di Pulau Kanguru.

Sudah ada rencana mempersiapkan perjalanan ke Australia Selatan? Malindo Air akan memulai layanan baru rute internasional dari Kuala Lumpur ke Adelaide dengan singgah (transit) terlebih dahulu di Denpasar, Bali efektif mulai 16 April 2019.

Penawaran spesial sekali jalan (one way) tersedia di kelas ekonomi RM679 dan RM2,399 untuk kelas bisnis. Reservasi (pembelian tiket) dapat dilakukan melalui website resmi Malindo Air www.malindoair.com, kantor penjualan tiket (ticketing offices), layanan pelanggan (customer care centre) dan agen perjalanan.

Malindo Air di tahap awal meluncurkan jadwal perjalanan terbaik yang dilayani empat kali dalam sepekan setiap Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Malindo Air nomor penerbangan OD-173 akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) pukul 19.55 waktu setempat (Malaysia Time/ MYT, GMT+8) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) pada 23.05 waktu setempat (Central Indonesian Time/ WITA, GMT+8).

Penerbangan selanjutnya, Malindo Air akan bertolak dari Denpasar pukul 00.05 waktu setempat (di hari berikutnya) dan diperkirakan mendarat di Bandar Udara Internasional Adelaide, Australia Selatan (ADL) pada 06.40 waktu setempat (Australian Central Daylight Time/ ACDT, GMT+10.30).

Layanan sebaliknya, Malindo Air menggunakan nomor OD-174 berangkat dari Adelaide pukul 07.40 waktu setempat dan akan tiba di Denpasar pada 11.45 waktu setempat. Penerbangan akan dilanjutkan dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 12.45 waktu setempat, kemudian jadwal kedatangan di Kuala Lumpur pada 15.50 waktu setempat.

Sejalan upaya memberikan kenyamanan selama perjalanan udara, Malindo Air mengoperasikan pesawat Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) serta Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi).

Chief Executive Officer (CEO) Malindo Air, Chandran Rama Muthy mengatakan, Adelaide merupakan kota keempat di Australia yang Malindo Air terbangi setelah Perth, Brisbane dan Melbourne. Hal tersebut juga menempatkan Adelaide sebagai kota tujuan ke-56 di dalam jaringan yang mencakup 17 negara.

''Kami sangat bangga memperkenalkan destinasi baru di kancah internasional. Kami optimis, setiap pebisnis dan wisatawan akan menikmati setiap perjalanan bersama Malindo Air,'' kata  Chandran, dalam keterangannya yang diterima jelajahhutan.com, Senin 1 April 2019.

''Adelaide sudah dikenal lama sebagai salah satu kota tujuan popular. Dalam upaya mengantisipasi permintaan dari pelancong, pebisnis, dan VFR (Visit Family and Relative), Malindo Air akan menambah frekuensi terbang dalam waktu dekat. Langkah ini juga dapat menjawab permintaan traveling dari Kuala Lumpur, Denpasar ke Adelaide, begitu juga sebaliknya,'' sambung Chandran.

Chandran menambahkan, Malindo Air akan mengeksplorasi pasar dan memberikan layanan terbaik.

''Dengan ini, kami mengharapkan bisa membantu meningkatkan lalu lintas penumpang serta mempromosikan sektor pariwisata,'' sampai Chandran.

Dilanjutkan Adelaide Airport Managing Director, Mark Young, Malindo Air menawarkan layanan lengkap dengan menghubungkan Bali dan Kuala Lumpur. Rute ini menjadi alternatif terbaik serta memberikan konektivitas domestik di Indonesia, yang dapat dilanjutkan perjalanan menggunakan Batik Air, Lion Air dan Wings Air

''Kami sangat senang menyambut Malindo Air terbang ke Adelaide,'' terang Mark.

Layanan terbaru Malindo Air, terang Mark, mampu menghadirkan lebih banyak pilihan bagi penumpang Australia Selatan ketika menuju ke dua kota favorit. Selain itu, dapat menciptakan peluang guna menarik minat pengunjung dari Asia Tenggara ke kota kami dan tempat-tempat wisata lokal.

''Malindo Air juga akan menjadi maskapai pertama yang menawarkan layanan terbang secara langsung di segmen kelas bisnis antara Adelaide dan Bali,'' pungkas Mark.



No comments:

Post a Comment