jelajahhutan.com

Let's the journey begin!

Baca Juga

Air Terjun Batu Jelapang. Foto Dedek Hendry
BENGKULU - Kepahiang, satu dari 10 kabupaten dan kota di provinsi Bengkulu. Daerah ini memiliki potensi alam nan indah. Udara sejuk dengan pemandangan alam landscape perbukitan membentang luas menjadikan daerah ini layak disambangi wisatawan untuk berpetualang, memanjakan mata.

Di kabupaten yang berbatasan dengan provinsi Sumatera Selatan ini memiliki objek wisata indah dan alami. Air terjun, contohnya. Destinasi ini berlokasi di perbatasan taman wisata alam (TWA) Bukit Kaba. Dua kilometer (KM), kira-kira. Di bawah kaki Bukit Hitam, tepatnya.

Air terjun itu bernama Batu Jelapang. Panorama alam nan asri dengan pepohonan asli tanaman hutan masih dapat dijumpai di kawasan ini, sehingga wisatawan betah berlama-lama. Di tambah, air yang bersumber dari pegunungan TWA Bukit Kaba, dingin dan jernih.

Air terjun Batu Jelapang. Foto Jelajahhutan.com
Perjalanan menuju objek wisata tersembunyi di provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'', ini wisatawan bakal menikmati keindahan panorama alam, sepanjang perjalanan. Suguhan pepohanan menjulang tinggi, berbagai ukuran akan menambah kesejukkan dalam perjalanan.

Nyanyian hewan bersayap, sahut menyahut membuat petualangan ke air terjun semakin berkesan. Sesekali, sahutan suara Siamang terdengar jelas dari kejauhan. Perjalanan menuju objek wisata nan mempesona ini, wisatawan akan menyaksikan areal perkebunan kopi jenis robusta, tumbuh subur. Berbuah sangat lebat.

Suguhan pemandangan sepanjang jalan menuju air terjun, lebih menajubkan ketika berada di areal perkebunan cabe, di kelola salah satu warga setempat. Di kawasan ini traveller menikmati pemandangan. Berupa, pemukiman penduduk di Kabupaten Kepahiang, Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, dari ketinggian. Menajubkan!.

Jalan menuju ke air terjun Batu Jelapang. Foto jelajahhutan.com
Landscape pemandangan bukit barisan menjadi panaroma alam nan indah. Sayang dilewatkan jika tidak diabadikan dengan mata kamera. Perjalanan menuju air terjun tidak hanya sampai di situ. Traveller, kembali disuguhi pepohonan rimbun serta hutan bambu.

Sebelum tiba di air terjun yang memiliki batu datar, berukuran cukup besar di bagian dalam kolam air terjun, wisatawan akan merasakan dingin-nya air dari aliran sungai Besi. Bersumber dari TWA Bukit Kaba. Aliran anak sungai itu bagian ilir yang mengalir dari air terjun Batu Jelapang.

Setelah menempuh perjalanan tidak kurang dari 45 menit hingga 1 jam, dari pemukiman penduduk desa Batu Ampar Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang, wisawatan tiba di objek wisata air terjun yang mempesona itu. Percikan embun air terjun di kulit, serasa ingin berlama-lama. Menikmati dingin-nya air.

d. Aliran anak sungai Besi sebelum menuju bagian air terjun batu Jelapang. Foto jelajahhutan.com
Keindahan air terjun dengan ketinggian sekira 25 meter itu dapat dinikmati traveller, dengan perjalanan darat. Menuju desa yang berbatasan dengan Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Berjarak sekira 21 kilometer (km) dari pusat pemerintah kabupaten (KM) Kepahiang.

Dari Kota Bengkulu, objek wisata tersembunyi di kaki Bukit Hitam ini berjarak sekira 78 km. Destinasi di desa yang di huni 659 jiwa ini dapat disambangi melalui perjalanan darat. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Memakan waktu tidak kurang dari 2,5 jam.

Air terjun Batu Jelapang, merupakan air terjun keunikan tersendiri. Di mana ketika debit air dari ulu TWA Bukit Kaba sedang deras, air akan jatuh menyentuh batu datar berukuran cukup besar yang terdapat di dalam kolam air terjun. Sehingga masyarakat setempat memberi nama air terjun Batu Jelapang.

''Ketika debit dari ulu (TWA Bukit Kaba) sedang deras, air akan menyentuh batu datar di bagian bawah air terjun. Batu Jelapang merupakan bahasa daerah Rejang. Artinya, batu datar yang lebar. Sehingga, air terjun itu dinamakan air terjun Batu Jelapang,'' kata Kepala desa Batu Ampar Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang, Harwan Iskandar, Selasa 22 Januari 2019.

Pemandangan saat menuju ke air terjun Batu Jelapang. Foto Jelajahhutan.com

No comments:

Post a Comment