Menyambangi Situs-situs Peninggalan Inggris di Bengkulu

Foto Dok Jelajah Hutan
BENGKULU - Ketika mendengar nama Bengkulu, mengarah kepada Bunga Rafflesia Arnoldi. Ya, puspa langka itu berasal dari provinsi dengan julukan ''Bumi Rafflesia'' ini. Bunga raksasa itu ditemukan Gubernur Jendral Inggris bernama Sir Thomas Stamford Raffles.

Bengkulu, berada di sebelah barat pulau Sumatra. Daerah ini memiliki udara sejuk di pagi hari. Provinsi ini menyimpan sejarah panjang pendudukan koloni Inggris. Kota Bengkulu, persisnya. Di daerah ini terdapat beberapa situs sejarah peninggalan koloni Inggris.

Benteng Marlborough
Benteng Marlborough atau Fort Marlborough merupakan benteng peninggalan Inggris yang didirikan East India Company (EIC) tahun 1713-1719 di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris.

Konon, benteng ini merupakan benteng terkuat Inggris di wilayah Timur, setelah benteng St George di Madras, India. Benteng itu didirikan di atas bukit buatan, menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi samudera Hindia. Jika dilihat dari udara, berbentuk mirip kura-kura. Di bagian dalamnya memiliki ruang tahanan.

Fort Marlborough masih berfungsi sebagai benteng pertahanan hingga masa Hindia Belanda tahun 1825-1942, Jepang tahun 1942-1945, dan pada perang kemerdekaan Indonesia. Sejak Jepang kalah hingga tahun 1948, benteng itu manjadi markas Polri.

Namun, pada tahun 1949-1950, benteng Marlborough diduduki kembali oleh Belanda. Setelah Belanda pergi tahun 1950, benteng Marlborough menjadi markas TNI-AD. Hingga tahun 1977, benteng ini diserahkan kepada Depdikbud untuk dipugar dan dijadikan bangunan cagar budaya.

Tugu Bulat
Di sebelah selatan Benteng Marlborough, terdapat monumen Tugu Bulek (tugu bulat). Monumen ini di bangun salah satu perusahaan Hindia Timur Britania sebagai peringatan atas terbunuhnya Thomas Parr, yang tewas terbunuh sekelompok orang di malam hari. Dalam suatu serangan mendadak di gedung kediamannya "Mount Felix". Saat ini dijadikan rumah dinas Gubernur Bengkulu.

Alun-alun Mount Felix
Alun alun ini berada di depan Rumah dinas Gubernur Jendral Inggris atau biasa disebut Mount Felix. Di lokasi ini telah di bangun satu tower pemantau Tsunami atau View Tower. Pada masa kemerdekaan, warga pribumi menyebutnya sebagai lapangan merdeka.

Makam Inggris
Pemerintahan kolonial membuat sebuah komplek makam di Bengkulu. Tidak kurang dari 100 kuburan ada di makam yang terdapat di Kelurahan Jitra Kecamatan Teluk Segara tersebut.
Di lokasi ini disemayamkan empat dari lima orang anak Gubernur Jendral Sir Thomas Stamford Raffless.

Pemimpin pasukan Inggris yang disemayamkan di makam ini atas nama Mc Doughlas dan Stokeham Donston Esquire, seorang pejabat East India Company yang wafat 2 April 1775.

Mount Felix
Rumah kediaman resmi Gubernur Jendral Inggris di Bengkulu. Dahulu di sebut sebagai Mount Felix, saat ini dijadikan rumah kediaman resmi Gubernur Provinsi Bengkulu.

Bangunan bergaya kolonial ini berdiri kokoh dengan halaman luas. Saat ini telah berganti nama Balai Raya Semarak Bengkulu. Ratusan ekor rusa berkeliaran di halaman balai raya semarak ini.

Penulis : Didi Bengkulu

Author :

Terima kasih telah membaca artikel Menyambangi Situs-situs Peninggalan Inggris di Bengkulu.
Menyambangi Situs-situs Peninggalan Inggris di Bengkulu Menyambangi Situs-situs Peninggalan Inggris di Bengkulu Reviewed by Demon Fajrie on May 11, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.