Menikmati Te Kawe Asal Kepahiang

Foto Didi Bengkulu
BENGKULU - Provinsi Bengkulu, salah satu wilayah penghasil kopi di Indonesia. Di balik itu semua, ada salah satu pengembangan produk yang selama ini belum terpikirkan. Produk teh berbahan dasar pucuk daun kopi. Teh pucuk daun kopi atau dalam bahasa lokal disebut "te kawe" dari Kabupaten Kepahiang.

''Meminum te kawe sudah dilakukan oleh nenek moyang kami di Kepahiang, yang mayoritas menggantungkan hidup dari kebun kopi,'' kata Widya.

Teh yang disajikan kepada tamu saat berkunjung ke pondok kebun kopi, sebagai pertanda tuan rumah memberikan rasa hormat serta menjaga silaturahmi.

''Te kawe sangat istimewa jika tuan rumah menyajikan kepada tamu,'' terang Widya.

Tidak hanya itu, Te kawe dijadikan minuman wajib saat para tetua adat ''Bumey Kepahiang'' melakukan sidang kemufakatan adat. Biasanya, disajikan dalam bentuk teh pahit dan kental.

Saat ini, untuk penyesuaian rasa dan memancing minat masyarakat meminum teh tradisi ini petani kopi telah mengkombinasikan rasa, dengan mencampur beberapa jenis rempah.

Seperti, kayu manis, jahe, cengkeh dan gula aren. Sayangnya, petani belum memproduksi dalam bentuk kemasan untuk dipasarkan.

Penulis : Didi Bengkulu

Author :

Terima kasih telah membaca artikel Menikmati Te Kawe Asal Kepahiang.
Menikmati Te Kawe Asal Kepahiang Menikmati Te Kawe Asal Kepahiang Reviewed by Demon Fajrie on May 12, 2018 Rating: 5

1 comment:

  1. sipppp gan.... jadi pengen coba te kawe nya

    ReplyDelete

Powered by Blogger.