Mengenal Tujuh Motif Batik Basurek dari Tanah Bengkulu

Foto Dok Jelajah Hutan
BENGKULU - Provinsi Bengkulu, memiliki ciri khusus dalam berbusana batik, khususnya. Daerah ini punya kreasi dengan nama kain besurek. Kain basurek merupakan kosa kata bahasa Bengkulu. Kata tersebut berasal dari suku kata "be"  termasuk awalan dengan pengertian "ber" dan "surek" yang berarti "surat" atau "tulisan".

Terjemahan bebas dari kata "besurek" adalah "bersurat" atau "bertulisan", dimaksud dengan istilah "kain besurek". Kain yang telah dipenuhi dengan surat atau tulisan  berciri tulisan kaligrafi Arab.

Kata surat informasi tertulis. Namun, pada istilah kain besurek kata surat di sini tidak mempunyai makna tertentu. Hal ini merupakan ciri motif dan pembuatan kain besurek memang melalui proses membatik.

Kata batik, berasal dari kosa kata jawa dari kata "ba" artinya "jari" dan "tik" artinya "kecil". Terjemahan bebas kata "batik" dalam bahasa jawa "menitik, menetes atau menuliskan" lilin (malam) pada kain. Batik ini-lah disebut "besurek".
     
Sekira abad 16 Agama Islam sudah berkembang pesat di daerah Bengkulu. Kebudayaan Islam sangat berpengaruh pada perkembangan seni budaya di Bengkulu. Pengaruh luar masuk ke Bengkulu sejalan dengan datangnya pedagang bangsa India, China, Eropa dan Bangsa Arab.

Kain Besurek sudah mengakar di masyarakat kota Bengkulu pada masa itu. Terbukti dari ke khasan motifnya kaligrafi tulisan huruf Arab.

Sejarah awal pertumbuhan kain besurek belum diketahui secara pasti. Konon katanya, penggunaan kain besurek sejak zaman dahulu. Kondisi itu ditandai dengan adanya penggunaan batik basurek pada prosesi adat, khususnya di Kota Bengkulu.

Diketahui, Sejarah awal perkembangan kain besurek di Bengkulu bermula sejak hijrahnya pahlawan pangeran Sentot Alibasyah. Beserta sanak saudara dan pengikut-pengikutnya. Pada awalnya masyarakat pemakai dan perajin kain besurek sebagian besar dari keturunannya.

Penggunaan kain besurek, pada mulanya hanya terbatas pada prosesi upacara adat. Seperti saat pengapit pengantin pria khususnya "destar" atau topi khas Bengkulu, dalam prosesi pernikahan.

Untuk acara calon pengantin putri, saat prosesi pemandan, siraman,  bedabung atau mengikir gigi, malam inaicuri, ziarah kubur, akaf nikah hingga upacara perkawinan, sampiran bilik pengantin.

Perkembangan kain besurek demikian pesat. Perhatian dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat, penggunaannya pun tidak lagi terbatas pada perayaan atau upacara adat. Melainkan telah digunakan untuk berbagai rutinitas. Mulai dari busana kerja dan busana resmi kegiatan di daerah.

Ada tujuh jenis motif dasar kain besurek. Diantaranya, motif kaligrafi Arab dengan tulisan Arab yang fungsinya di pakai pembantu raja, penghulu dan pengapit pengantin pada upacara nikah berwarna Biru.

Kedua, motif rembulan dan kaligrafi Arab. Melambangkan Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dengan tulisan Arab, fungsinya dipakai calon pengantin putri dalam rangakain pernikahan. Khususnya acara siraman atau mandi. Motif ini didominasi warna Merah.

Ketiga, Kaligrafi Arab Kembang Melati. Mengangkat filosofi kehidupan alam khususnya flora. Motif ini digunakan dalam upacara aqiqah atau cukur bayi dengan warha merah manggis.

Motif burung Kuau, mengangkat filosofi kehidupan alam khususnya Fauna. Motif ini dipakai untuk acara adat, pada rangkaian upacara perkawinan. Dikenakan calon pengantin putri, saat ziarah kubur. Morif ini didominasi warna biru tua.

Selanjutnya, motif kombinasi pohon hayat dan Burung Kuau dalam tulisan kaligrafi Arab. Motif ini berarti ada keseimbangan dalam kehidupan alam flora fauna. Motif ini digunakan untuk hiasan yang disampirkan dalam bilik pengantin berwarna BiruLalu.

Motif Kembang Cengkih Kembang Cempaka, tulisan Arab dalam kain ini dipakai untuk rangkaian upacara adat perkawinan. Khususnya prosesi "bedabung" atau acara mengikir gigi. Motif ini didominasi warna merah kecoklatan.

Terakhir, motif Kaligrafi Arab relung paku Burung Punai. Motif ini ebagai hiasan pembalut ayunan cukur bayi saat prosesi aqiqah dengan warna Merah.

Penulis : Didi Bengkulu

Author :

Terima kasih telah membaca artikel Mengenal Tujuh Motif Batik Basurek dari Tanah Bengkulu.
Mengenal Tujuh Motif Batik Basurek dari Tanah Bengkulu Mengenal Tujuh Motif Batik Basurek dari Tanah Bengkulu Reviewed by Demon Fajrie on May 08, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.