Berwisata ke Hutan Madapi, Serasa Berada di Film Twilight

Hutan Madapi di Desa Pal VII Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong

BENGKULU - Bengkulu, tidak hanya memiliki obyek wisata sejarah, pantai, air terjun maupun gunung. Namun, provinsi yang memiliki julukan 'Bumi Rafflesia', juga memiliki wisata hutan 'Madapi'.

Apa itu?, Madapi berasal dari gabungan kata, Mahoni, Damar dan Pinus. Wisata alam ini salah satu destinasi andalan di Bengkulu. Tepatnya, di Kabupaten Rejang Lebong.

Wisata alam yang dapat menyejukkan mata dan membuat adem ini, berada di Desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong.

Detinasi ini memberikan landscape indah dan terasa sejuk, yang bikin betah serta ingin berlama-lama di kawasan hutan mirip di film romantis Twilight, yang diperankan Kristen Stwart dan Robert Pattinson.

Pepohonan hijau menjulang tinggi yang tertata rapi, layaknya prajurit yang sedang berbaris itu, sangat menarik untuk di dokumentasikan dengan mata kamera. Baik kamera DSLR maupun kamera smartphone.

Kawasan hutan dengan luas sekira 400 hektare (Ha) hingga 500 Ha tersebut, juga terlihat tertata rapi dan berdiri kokoh sejajar. Dimana masing-masing pohon memiliki jarak tanam 3 hingga 7 meter.

Kawasan yang dikelola Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) Bidang Wilayah III Bengkulu-Sumatera Selatan ini, juga menyediakan areal Camping Ground, beberapa pondok persinggahan untuk pengunjung.

Tak kalah ketinggalan, pengelola juga menyediakan lokasi untuk pengunjung lokasi tempat berfoto dengan setting hutan serba hijau dan indah yang berada diatas pohon.

Bahkan, di kawasan ini juga terdapat aliran sungai betung, yang bersumber dari alrian sungai di bukit kelam.

Untuk menyambangi wisata ini, wisatawan atau pengunjung dapat menempuh dengan kendaraan pribadi. Baik roda dua maupun roda empat.

Dari Kota Bengkulu, berjarak sekira 100 kilometer (KM) atau memakan waktu tempuh tidak kurang dari tiga jam perjalanan.

Setiba di desa itu, wisatawan mesti memasuki gang sejauh sekira 2,5 km. Setelah berkendara sekira 6 menit, pengunjung pun akan tiba di lokasi.

Hal tersebut ditandai dengan adanya bangunan gerbang masuk, kawasan wisata alam Madapi. 

Staf Perlindungan dan Pengamanan hutan TNKS Bidang Wilayah III Bengkulu-Sumatera Selatan, M Insan Ramdani mengatakan, wisata alam madapi memiliki tiga blok. Terdiri, blok hutan Mahoni, Damar dan Pinus.

Secara keseluruhan, sampai Insan, wisata alam ini memiliki luas sekira 400 ha hingga 500 Ha, yang berada di kaki bukit kelam.

''Kawasan ini juga menjadi hutan pendidikan, dan hutan konservasi untuk para pengunjung,'' kata Insan, belum lama ini.

Insan menyebut, untuk pohon Mahoni dan Damar sudah ditanam sejak tahun 1954-an. Dimana saat ini pohon tersebut memiliki ketinggian sekira 30 meter hingga 40 meter. Dengan diameter pohon daro 80 cm hingga 90 meter.

Sementara pohon pinus, terang Insan, ditanam kisaran tahun 1982-1983, yang mana kala itu wilayah itu masih dalam berstatus Hutan Lindung.

Meskipun demikian, kata Insan, pohon pinus tersebut sudah berdiamter 30 cm hingga 40 cm, dengan ketinggian tidak kurang dari 30 meter.

''Madapi masuk dalam kawasan pemanfaatan. Status hutan lindung berubah menjadi kawasan TNKS, kisaran tahun 1992 hingga 1993,'' sampai Insan.

Meskipun memiliki luas 400 Ha hingga 500 Ha, lanjut Insan, yang menjadi kawasan wisata alam seluas sekira 100 Ha.

Dengan luas itu, terang Insan, terdapat kawasan camping ground, lokasi habitat Amorphophallus atau bunga bangkai dan tempat bersantai.

''Jarak tanam pohon pinus dari 3 meter hingga 7 meter. Sementara mahoni dan damar memiliki jarak tanam 6 meter hingga 7 meter,'' pungkas Insan.

Berwisata ke Hutan Madapi, Serasa Berada di Film Twilight Berwisata ke Hutan Madapi, Serasa Berada di Film Twilight Reviewed by demonfajri okezone on October 01, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.