Menyambangi Lokasi Bunga Raksasa di Hutan Belantara Bengkulu


BENGKULU - Mengekslor potensi wisata alam Provinsi Bengkulu, takkan ada habisnya. Provinsi yang memiliki julukan 'Bumi Rafflesia'' ini menyimpan banyak kekayaan alam, yang layak untuk dinikmati.

Seperti halnya, obyek wisata tanaman raksasa bunga bangkai. Bunga yang disebut dengan bunga krebuit ini dapat dinikmati di kawasan hutan desa Taba Padang Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang. Tepatnya, lereng di Bukit Pacat dan Bukit Batu.

Bunga yang memiliki nama latin Amorphophallus Titanum Becc ini, saat ini mekar dengan sempurna. Di sekitar areal perkebunan warga setempat. Dimana tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) ini memiliki ketinggian sekira 2,5 meter.

Tanaman yang mengeluarkan aroma bau busuk ini, memiliki ukuran daun berdiameter sekira 1,20 meter, dengan warna daun dibagian atas ungu tua, yang mana bunga itu akan mekar hingga satu pekan kedepan.

Untuk menyambangi bunga yang memiliki fisik daun dan batang menjulang tinggi itu, para wisatawan mesti menempuh perjalanan sekira 3,5 jam perjalanan darat dari Kota Bengkulu atau setara dengan 90 kilometer (km).

Traveller bisa menyambangi tumbuhan raksasa ini, dengan cara menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat menuju kabupaten yang memiliki motto 'kerja, kerja, kerja' untuk tiba di Desa Tebak Monok Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang.

Setiba di desa itu, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Desa Taba Padang Kecamatan Seberang Musi, dengan memakan waktu perjalanan sekira 30 menit atau berjarak sekira 8 km.

Dari desa yang memiliki 110 kepala keluarga (KK) ini, traveller mesti berganti kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi atau sepeda motor traill. caranya, cukup dengan menggunakan jasa ojek warga setempat.

Dari pusat desa itu pun, perjalanan kembali dilanjutkan ke kawasan hutan desa yang menjadi lokasi tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia itu. Namun, sebelum tiba ke lokasi tumbuhan bunga, pelancong akan menikmati perjalanan yang tak akan terlupakan!.

Bagaimana tidak?, jalur yang ditempuh tersebut masih dalam kondisi tanah kuning bercampur debu. Bahkan, dalam perjalanan pun akan menemui beberapa tebing dengan ketinggian 80 derajat, yang tentunya akan memacu adrenalin pelancong.

Meskipun demikian, disepanjang jalan pelancong akan disuguhi pemandangan nan indah. Dengan hutan vinus serta tanaman hutan yang masih asli. Tentunya, membuat suasana menjadi lebih sejuk dengan udara yang segar.

Usai merasakan sensasi perjalanan yang membuat senam jantung atau mengalami sport jantung pelancong akan tiba di salah satu kawasan perkebunan milik warga setempat. Dimana, bunga yang biasanya mengeluarkan bau menyerupai kertas terbakar, amis ikan, telur busuk, bahkan bau harum maskulin ini cukup tersembunyi.

Sebab, dari tepi jalan perkebunan, pelancong mesti berjalan ke lereng bukit, dengan jaraka sekira 200 meter atau sekira 10 menit perjalanan. Disarankan, untuk menyambangi destinasi ini pelacong mesti membawa guide dari warga setempat.

Mantan Kades Taba Padang, Yoyon mengatakan, bunga bangkai itu sudah mulai mekar sejak beberapa hari terakhir di areal kebun yang digarap oleh, Todi.

''Bunga itu masuk dalam kawasan hutan desa, yang tumbuh secara alami. Di areal hutan desa diduga menjadi habitat bunga bangkai. Sebab, sejak dijelajahi di kawasan desa sudah ditemukan beberapa bunga bangkai,'' demikian Yoyon.

Menyambangi Lokasi Bunga Raksasa di Hutan Belantara Bengkulu Menyambangi Lokasi Bunga Raksasa di Hutan Belantara Bengkulu Reviewed by demonfajri okezone on September 03, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.