Embun Bidadari Surga Tersembunyi di Tanah 'Maroba Kite Maju'


BENGKULU - Anda rencana pergi berlibur ke 'Bumi Rafflesia'? atau sekarang sedang berlibur di Provinsi Bengkulu, jangan lupa menyambangi destinasi pesona alam bikin para pelancong menjadi terhipnotis atas keindahan alamnya.

Obyek wisata itu adalah air terjun, yang belum begitu banyak diketahui oleh masyarakat Bengkulu. Oleh warga setempat air terjun tersebut diberi nama Embun Bidadari atau 'Cuup Embun Bidadari'.

Obyek wisata itu terdapat di Desa Penembang Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah. Disini para wisatawan akan dimanjakan dengan kemolekan keindahan alam air terjun dengan ketinggian sekira 20 meter tersebut.

Sebab, di sekitar lokasi cuup atau air terjun masih ditumbuhi pepohonan menjulang tinggi disertai bebatuan pegunungan berbagai ukuran.

Ditambah nyanyian suara serangga di sekitar lokasi membuat suasana menjadi lebih damai, romantis, menenangkan dan dijamin pikiran akan kembali rileks, setelah bersantai di obyek wisata ini.

Belum lagi, semburan atau percikan embun air terjun yang jatuh kedalam kolam mengenai bagian tubuh membuat suasana menjadi lebih adem.

Tentunya suasana itu bikin wisatawan menjadi betah dan ingin berlama-lama, untuk mensyukuri keindahan alam ciptaan sang pencipta.

Untuk menikmati pesona alam yang patut disambangi ini, traveller hanya membutuhkan waktu sekira dua jam perjalanan darat dari Kota Bengkulu atau sekira 36 kilometer (km).    
Agar tiba di lokasi air terjun, wisatawan mesti menempuh perjalanan darat baik menggunakan roda dua atau roda empat. Namun, disarankan wisatawan agar menggunakan roda dua.

Pasalnya, medan menuju lokasi air terjun yang berada di desa dengan 230 kepala keluarga (KK) ini masih terdapat jalan bebatuan serta jalan aspal yang cukup curam dan terjal.

Sebelum tiba di desa yang jumlah penduduk sekira 750 jiwa ini, wisatawan menempuh perjalanan sekira 25 menit atau berjarak sekira 9 km dari simpang Desa Bajak I Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dimana dalam perjalanan tersebut akan melintasi pemukiman penduduk Desa Padang Kedeper, Bajak II, Jambu, dan berakhir Desa Penembang Kecamatan Merigi Kelindang.

Tiba di desa ini, pelancong mesti melanjutkan perjalanan sejauh sekira 1,8 km, hingga tiba di pintu rimba air terjun.

Dari pintu rimba, wisatawan mesti berjalan kaki tidak kurang dari 20 menit atau berjarak sekira 500 meter, dengan medan yang cukup menantang bagi para pelacong.

Meskipun demikian, saat tiba di lokasi air terjun, wisatawan akan berdercak kagum atas pesona alam air terjun Embun Bidadari.

Juru kunci atau penjaga pintu rimba air terjun Embun Bidadari, Salinin (48) mengatakan, air terjun tersebut disebut oleh warga setempat dengan sempat menyebut air terjun Jap.

Sebab, kata dia, sekira tahun 1977, salah satu warga desa setempat sempat terjatuh dari atas air terjun yang memiliki ketinggian sekira 20 meter itu.

Meskipun terjatuh, Jap masih dalam keadaan selamat tanpa ada luka disekujur tubuh. Bahkan, Jap masih hidup bersama anggota keluarga tercintanya.

Salinin mengisahkan, kala itu Jap sedang membuat saluran air dibagian atas air terjun untuk disalurkan ke areal persawahan miliknya.

Tidak lama membuat aliran air itu, kenang Salinin, Jap terjatuh dari atas air terjun. Saat jatuh dirinya tidak ada yang luka atau patah mematah dibagian tubuhnya.

Bahkan, dirinya usai terjatuh langsung bangkit dan melanjutkan pembuatan aliran air untuk dialiri ke areal persawahan miliknya.

''Nama air terjun itu sempat disebut air terjun Jap oleh warga setempat,'' sampai Salinin.

Salinin kembali bercerita, air terjun dengan ketinggian sekira 20 meter itu, ketika aliran sungai pe'ing sedang deras akan mengeluarkan embun dari air yang terjatuh kedalam kolam air terjun berukuran sekira 5x6 meter.

Dimana, sambung dia, embun yang ditimbulkan itu menyembur hingga berjarak sekira 7 meter kearah depan air terjun. Sehingga membuat sejuk dan damai seperti Bidadari yang turun ke bumi.

''Makanya air terjun itu diberi nama cuup Embun Bidadari,'' demikian Salinin.

Embun Bidadari Surga Tersembunyi di Tanah 'Maroba Kite Maju' Embun Bidadari Surga Tersembunyi di Tanah 'Maroba Kite Maju'  Reviewed by demonfajri okezone on July 08, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.